Feeds:
Pos
Komentar

Weekly Discussion

WEEKLY DISCUSSION

TIME TABLE OF OCTOBER 2009

NO

PRESENTER

TEMA

HARI/TANGGAL

WAKTU

01 Abdul Ghopur Pemikiran Sritua Arief Jumat, 9-10-2009 10.00 – 11.45
02 Sayono Hasyim Asy’ari, Peletak Dasar Strategi Pesantren Senin, 12-10-2009 14.30 – 16.30
03 M Yudhie Haryono Islam Politik Kontemporer Ala Gilles Kepel Jumat, 16-10-2009 14.30 – 16.30
04 Edi Subkhan Kurikulum Pendidikan Indonesia Senin, 19-10-2009 14.30 – 16.30
05 Abdul Ghopur Pemikiran Ichsanuddin Noorsy Jumat, 23-10-2009 14.30 – 16.30
06 Edi Subkhan Kebijakan Pendidikan Indonesia Senin, 26-10-2009 14.30 – 16.30
07 Sayono Jejak Langkah Ahmad Dahlan Jumat, 30-10-2009 14.30 – 16.30

WEEKLY DISCUSSION

TIME TABLE OF NOPEMBER 2009

NO

PRESENTER

TEMA

HARI/TANGGAL

WAKTU

01 M Yudhie Haryono Fenomena Inter-Religius Menurut Montgomery Watt SENIN, 2-11-2009 14.30 – 16.30
02 Edi Subkhan Ideologi Pendidikan JUMAT, 6-11-2009 14.30 – 16.30
03 Adi Prasetyo Agama, Kekerasan dalam Bingkai Negara Sekuler SENIN, 9-11-2009 14.30 – 16.30
04 Devina JUMAT, 13-11-2009 14.30 – 16.30
05 Abdul Ghopur Rekam Jejak Sarbini Sumawinata SENIN, 16-11-2009 14.30 – 16.30
06 Sayono Sepak Terjang A Hasan JUMAT, 20-11-2009 14.30 – 16.30
07 M Yudhie Haryono Jalan Ketiga Eko-Politik Anthony Giddens SENIN, 23-11-2009 14.30 – 16.30
08 Edi Subkhan Guru sebagai Gerakan Sosial KAMIS, 26-11-2009 14.30 – 16.30
09 Adi Prasetyo Telusur Pikiran Jurgens Meyer SENIN, 30-11-2009 14.30 – 16.30

Halal Bihalal&Silaturahmi Kaum Muda

Diskusi Kritik Dan Apresiasi Sistem Pendidikan Nasional

Rezim SBY-JK

5 Tahun telah berlalu. Kekuasaan dan kabinet SBYJK hasil pemilu 2004 hampir usai. Berbagai capaian telah dikerjakan, berbagai janji “alpa” dituntaskan. Sebagai pemerintah yang dipilih secara demokratis, salah satu amanah yang diembannya adalah “memperbaiki kondisi pendidikan” kita. Pendidikan, dalam arti luas adalah meningkatkan derajat kecerdasan dan kesejahteraan warganya. Ia menjadi jantung bagi maju mundurnya sebuah bangsa. Ia menjadi urat nadi bagi umur republik yang makin menua. Ia menjadi kaca benggala sekaligus peta di masa depan ketika kita hendak meletakkan “di mana” posisi negara dan rakyat Indonesia di antara bangsa dan negara-negara lain di dunia.

Setelah 5 tahun berlalu, pendidikan kita masih belum beranjak dari problem-problem domestiknya. Walau anggaran naik menjadi 20% dari APBN, tak secara otomatis kwalitas meningkat. Sebaliknya, makin banyak problem baru dan tak sempat diselesaikan.

Di manakah kesalahan dan problem utama pendidikan kita? Bagaimana kita sebagai anak bangsa ikut serta dalam mengurai dan menyelesaikan carut marutnya pendidikan ini?

Nusantara Centre mengundang Anda dan kawan-kawan untuk halal bihalal setelah sebulan penuh berpuasa sambil mendiskusikan “Kritik Dan Apresiasi Sistem Pendidikan Nasional Rezim SBY-JK.” Acara ini akan dilaksanakan pada Jumat, 9 Oktober 2009 pada pukul 15.00-selesai dan bertempat di Kantor Nusantara Centre, Jl. Mampang Prapatan IV No. 80 Jakarta Selatan. Sebagai pembicara dalam diskusi kali ini adalah Edi Subkhan.

Kami sangat mengharapkan kedatangan anda dan kawan-kawan untuk sekedar mengobrol dan berbagi ilmu. Terima kasih.

Edi SubkhanEdi Subkhan adalah mahasiswa program pasca Sarjana Universitas Negeri Jakarta jurusan Teknologi Pedidikan yang sedang menulis tesis tentang Hidden Curriculum dalam Cybereducation. Lahir di  Semarang dan menamatkan program sarjananya di Universitas Negeri Semarang jurusan Teknologi Pendidikan dan sekarang aktif di Nusantara Centre sebagai peneliti bidang pendidikan. Pernah menulis di beberapa media massa dan mengedit beberapa buku, karyanya yang telah dipublikasikan adalah Tirani Kapital dalam Pendidikan: Menolak UU BHP (2009) ditulis bersama Darmaningtyas dan I-Fahmi Panimbang.

Hormat kami,

Devina
Sekretariat Nusantara Centre
Jl. Mampang Prapatan IV/80 Jakarta Selatan
12790 Indonesia
Tel/Fax: +62-21-92677714/7990375
Hotline: +62-21-92677714
Mobile: +62-8179844142
Email: nusantaracom@yahoo.com
Website: http://www.nusantaracentre.co.id
http://www.nusantaracentre.wordpress.com

Diskusi “Hitti: Penggambar Bangsa Arab Terdahsyat”
dan
Buka Puasa Bersama

Bangsa Arab adalah tanah air bagi tiga agama besar dunia [Yahudi, Kristen dan Islam] yang merupakan hasil dari satu kehidupan spiritual yang sama, yaitu spiritualis Semit. Bahkan dengan beberapa pengecualian pendapat, agama Islam, dalam bentuknya yang asli juga merupakan penyempurnaan logis dari agama-agama Semit. Di Eropa dan Amerika, kata “Semit” memiliki konotasi Yahudi, dan mengingatkan kita pada penyebaran orang Yahudi di kedua benua itu.

Dalam bidang teologi dan hukum, dalam sains dan filsafat, dalam sastra dan humaniora, keadaan Islam hari ini serupa dengan keadaannya sambilan abad yang lalu. Berbagai mazhab pemikiran yang berkembang kemudian, dalam beberapa aspeknya tak mengalami perubahan hingga kini. Di antara mazhab-mazhab pemikiran itu, sekte-sekte Islam memiliki kedudukan yang penting. Tetapi, di atas banyak hal, Phillip K. Hitti berkesimpulan bahwa peradaban Islam adalah peradaban Arab, peradaban lisan dan tulisan yang “mengkopi” dengan sedikit inovasi di sana-sini sehingga sampai pada hari ini.

Pandangan teologis yang menyatakan bahwa perluasan Islam merupakan kehendak Tuhan—mirip dengan tafsir Perjanjian Lama terhadap sejarah bangsa Ibrani. Juga sama dengan pandangan para Kristianis Abad Pertengahan tentang sejarah agama Kristen, sehingga tidak memiliki landasan filosofis yang kokoh.

Menurut Phillip K. Hitti, istilah “Islam” bisa digunakan dalam tiga pengertian: awalnya merupakan sebuah agama, kemudian menjadi negara dan akhirnya menjadi kebudayaan. Tidak seperti agama Yahudi dan Buddha, Islam terbukti merupakan agama yang ekspansif dan agresif seperti Kristen. Karena itulah, pada perkembangan berikutnya Islam mewujud menjadi sebentuk negara. Islam yang menaklukan kawasan sebelah utara bukanlah Islam agama, tapi Islam negara. Orang-orang Arab telah mengejutkan dunia yang belum menyadari apa yang sedang terjadi, dan muncul sebagai para penganut teokrasi. Adalah Arabisme bukan Islamisme, yang menang lebih dulu.

Untuk lebih menyelami pemikiran dan konsep Philip k Hitti tentang Arab dan Islam, Nusantara Centre dengan rendah hati mengundang Bapak, Ibu dan rekan-rekan dalam Diskusi “Hitti: Penggambar Bangsa Arab Terdahsyat” dan Buka Puasa Bersama. Acara tersebut akan dilaksanakan pada:

Hari                 : Rabu, 16 September 2009
Jam                 : 16.00-selesai
Narasumber    : M. Yudhie Haryono, Direktur Eksekutif Nusantara Centre
Tempat           : Toko Buku Gunung Agung, Jl. Kwitang Raya 38, Jakpus

Dapatkan Doorprize dan Diskon besar buku “History of the Arabs” karya Philip K Hitti.

Kedatangan dan partisipasi anda sangat berharga bagi kami. Terima kasih.

Hormat saya,

Devina, S.Ip
Sekretariat Nusantara Centre
Jl. Mampang Prapatan IV/80 Jakarta Selatan
12790 Indonesia
Tel/Fax: +62-21-92677714/7990375
Hotline: +62-21-92677714
Mobile: +62-8179844142
Email: nusantaracom@yahoo.com
Website: http://www.nusantaracentre.com

http://www.nusantaracentre.wordpress.com

RAMADHAN DI NUSANTARA CENTRE

Bulan Pengetahuan dan Perjuangan
Berdiskusi dan Buka Puasa

Agama ketika mati, ia terlahir kembali. Nyawanya semilyar. Ia dihidupi dan menghidupi manusia. Bagai angin, ia dapat hidup di mana saja dan kapan saja. Tetapi juga seperti tumbuhan, ia dapat mati kapan saja dan di mana saja. Manusia berutang budi pada keberadaannya. Sebab, ia disimpan seperti azimat dan kapan-kapan dikeluarkan dalam perdebatan serta dalam perasaan kegelapan. Bahkan, dilaknat juga dipikat. Karena itu, agama memang fenomen yang luar biasa.

Dari seribu hipotesa tersebut, bermacam pemahaman dan interpretasi padanya sangat banyak dan berlimpah. Terkadang kita sulit mendekati dan memahaminya. Bisa juga sebaliknya. Maka, lahirlah para pemuka-pengkaji agama. Mereka memahami dan mempelajari demi diri dan orang lain yang membutuhkannya. Merekalah ensiklopedia terbuka, yang tak henti oleh satu dua peristiwa. Yang siapa saja boleh membaca dan menafsirkannya. Mereka menjadi jalan, peta dan obor bagi banyak orang yang ingin mendalami Tuhan, spiritualisme dan agama.

Di atas segalanya, mereka adalah guru kami, inspirasi kami dalam memaknai hidup dan kejuangan di republik yang kita cintai. Republik yang sangat ramah pada semua agama sekaligus sering melupakannya jika agama tak lagi memenuhi selera hidup mereka.

Untuk membahas lebih lanjut  sejarah pemikirannya, kisah hidup, konsep,  mimpi-mimpi, pengaruh, kemanusiaan, berikut visinya, Nusantara Centre mengundang rekan-rekan untuk berdiskusi dan berbuka puasa bersama. Adapun jadwal diskusi kali ini adalah sebagai berikut:

1.    Senin, 24 Agustus 2009 Jam 16.30-selesai
Narasumber: M. Yudhie Haryono, Direktur Eksekutif Nusantara Centre
Materi: BERTUHAN TAK HARUS BERAGAMA ALA PAULO COELHO.
Paulo Coelho adalah sastrawan Brazil yang menghasilkan novel-novel besar bergenre spiritualisme. Jika para ahli agama sering menafsirkan Tuhan melalui kitab suci, Coelho mengambil “jalan lain.” Jalan itu adalah jalan pendekatan sastra-spiritual yang sangat menyentuh. Akibatnya, tulisan-tulisan Coelho melintasi umur dan kelamin, teritori dan suku, agama dan kebudayaan. Melalui Coelho, kita akan lebih mengenal  Tuhan dan menujuNya.

2.    Jumat, 28 Agustus 2009 Jam 16.30-selesai
Narasumber : Nurlyta Hafiah, M.Psi, Dosen Psikologi Universitas Indonesia.
Materi: FUNDAMENTALISME DALAM RISET KAREN ARMSTRONG.
Karen Armstrong adalah pakar agama yang telah banyak menghasilkan berbagai karya besar mengenai Islam, Yahudi, Kristen dan Budha. Ia merupakan perempuan hebat, cerdas dan percaya diri untuk menjadi dirinya.  Tulisan-tulisannya sangat aktual dan membumi, renyah sehingga mudah dipahami. Ia memilih hidup menyendiri dan mengabdikan kehidupannya untuk menulis dan berpikir tentang Tuhan dan agama. Darinya, kita akan belajar tentang proses pencarian Tuhan, bersama-sama lewat agama-agama ciptaan manusia.

3.    Senin, 31 Agustus 2009 Jam 16.30-selesai
Narasumber: Prastiyo, penulis dan aktivis muda.
Materi: EDWARD SAID: MENEMBUS BARAT DAN TIMUR.
Edward Said adalah teoretikus sastra berdarah Palestina Amerika, pengkritis budaya, dan pembela hak-hak kaum Palestina. Secara praksis dikenal sebagai tokoh garis depan dalam perjuangan politik Palestina dan Timur Tengah. Darinya, kita patut belajar dan selalu ingat bahwa hidup adalah pengabdian. Mengabdikan ilmu, tenaga dan harta untuk kemanusiaan.

4.    Jumat, 4 September 2009 Jam 16.30-selesai
Narasumber: M. Yudhie Haryono, Direktur Eksekutif Nusantara Centre
Materi: HUSTON SMITH MENEMPATKAN SAINS DALAM AGAMA
Huston Smith adalah pakar studi agama di Amerika Serikat. Baginya, agama memang sebuah institutionalized spiritualitas, tapi itu hanya permukaan. Agama harus antiotoriter dan bercirikan humanisasi. Melalui Smith, kita akan mengenal  pandangan inti dunia-tradisional yang punya berjuta kearifan, hal yang digagasnya.

5.    Senin, 7 September 2009 Jam 16.30-selesai
Narasumber: Prastiyo, penulis dan aktivis muda.
Materi: FRITHJOF SCHOUN, BENTUK DAN SUBSTANSI DALAM AGAMA
Frithjof Schuon adalah filsuf yang tertarik akan Islam, metafisik dan penulis sejumlah buku tentang agama dan spiritualitas. Ia merupakan petualang sejati yang menemukan, merumuskan dan menyebarluaskan alirannya sendiri. Darinya kita akan mempelajari gagasan tentang “Sophia Perennis-Kebijaksanaan Abadi” dan “Relegia Perennis-Agama Abadi.”

6.    Jumat, 11 September 2009 Jam 16.30-selesai
Narasumber: M. Yudhie Haryono, Direktur Eksekutif Nusantara Centre
Materi: ALBERT HOURANI SEJARAWAN ARAB YANG ENSIKLOPEDIS
Albert Hourani adalah pakar sejarah Timur Tengah abad ke 20. Ia merupakan seorang penafsir yang bergulat dengan proses-proses historis sampai berhasil mengungkapkan kehidupan sosial dari peradaban yang berbeda. Jika ingin mengenal Timur Tengah secara mendalam, kita akan mendapatkannya melalui Hourani.

7.    Senin, 14 September 2009 Jam 16.30-selesai
Narasumber: M. Yudhie Haryono, Direktur Eksekutif Nusantara Centre
Materi: PHILIP K. HITTI PENGGAMBAR BANGSA ARAB TERDAHSYAT
Philip K. Hitti adalah penulis sejumlah buku dan spesialis sejarah negara-negara Arab dan peradaban lainnya. Tulisan dan hipotesanya memperbanyak khasanah sejarah yang membuat pembaca makin kaya. Ini tentu bukan pekerjaan mudah sebab menulis sejarah dengan serius dan komprehensif di samping memerlukan ketrampilan dan keberanian juga “kapital” yang banyak agar mampu mengumpulkan data yang cukup. Melalui Hitti, kita akan menyingkapkan fakta-fakta sejarah yang selama ini seakan ditutupi oleh subjektivitas keagamaan.

Diskusi ini bertenpat di Kantor Nusantara Centre, Jl. Mampang Prapatan IV No. 80, Jakarta. Kami sangat mengharapkan kedatangan bapak, ibu, dan kawan-kawan semua agar dapat hadir di acara diskusi Ramadhan ini. Semoga Ramadhan tahun ini menjadi bulan yang penuh berkah untuk kita semua. Naskah-naskah yang kita diskusikan nantinya akan diterbitkan menjadi buku berjudul ”Agama Para Pencari Tuhan.” Terima kasih.

Hormat kami,
Devina, S.Ip
Sekretariat Nusantara Centre
Jl. Mampang Prapatan IV/80 Jakarta Selatan
12790 Indonesia
Tel/Fax: +62-21-92677714/7990375
Hotline: +62-21-92677714
Mobile: +62-8179844142
Email: nusantaracom@yahoo.com
http://www.nusantaracentre.com
http://www.nusantaracentre.wordpress.com
http://www.yudiharyono.wordpress.com

Undangan Diskusi

Mansour Fakih

Mansour Fakih adalah nama yang tidak asing bagi para aktivis gerakan sosial di Indonesia, bahkan di tingkat internasional. Kesimpulan sederhana, Fakih ialah ilmuwan yang “dalam” dan membumi. Sebab, berbeda dengan kebanyakan kaum intelektual di Indonesia, Fakih tidak tumbuh dari laboratorium yang sepi dan menara gading intelektual yang angkuh. Ia tumbuh dari persekutuan dan dialektika teori plus praktek, dari ide plus aksi. Ia memiliki dua gelar (master dan doktor) yang diraihnya di University of Massachusetts, Amerika Serikat, tetapi tidak membuatnya besar kepala dan sibuk dengan kemewahan intelektual. Ia menempatkan gelar sekolahnya sebagai alat untuk memperjuangkan apa yang diimaninya. Baginya, idealisme tanpa ilmu kosong, dan ilmu tanpa idealisme mubazir.

Kini, Mansoer Fakih telah meninggalkan kita. Gagasan dan idenya tentang civil society, globalisasi dan HAM terbukti menginspirasi beberapa kalangan. Yang paling nyata adalah “kecemasannya akan nasib bangsa kita yang akan terjajah kembali oleh neoliberalisme.” Untuk menelusuri kembali pemikiran dan peran besar Mansoer Fakih bagi Indonesia, Nusantara Centre mengundang anda dalam diskusi “Penelusuran Jejak Pemikiran Mansoer Fakih” yang akan diselenggarakan pada:

Hari/tanggal     : Senin, 10 Agustus 2009

Jam                   : 14.00 WIB -selesai

Tempat             : Graha Nusantara Centre, Jl. Mampang Prapatan IV No. 80 Jakarta 12790

Narasumber      : M. Yudhie Haryono (Direktur Eksekutif Nusantara Centre)

Kehadiran Bpk/Ibu dan Saudara/i sangat kami harapkan. Terima kasih.

Hormat kami,

Devina, S.Ip
Sekretariat Nusantara Centre
Jl. Mampang Prapatan IV/80 Jakarta Selatan
12790 Indonesia
Tel/Fax: +62-21-92677714/7990375
Hotline: +62-21-92677714
Mobile : +62-8179844142
Email: nusantaracom@yahoo.com

Website: http://www.nusantaracentre.com

Blog: www.nusantaracentre.wordpress.com

M. Yudhie Haryono
Direktur Eksekutif

asian godfathers

Buku ini punya judul panjang, “money and power in Hongkong and South-east Asia.” Ditulis oleh Joe Studwell tahun 2007, buku ini menyingkap tabir perkawanan (kolusi) pengusaha dan penguasa di wilayah Asia Tenggara. Dengan analisa eko-politik, buku ini sangat jelas menggambarkan dinasti-dinasti ekonomi yang berkolaborasi dengan penguasa lokal dalam mempertahankan kekuasaan predatorisme kapital. Sebuah predatoris ekonomi yang hidup dengan jaminan lisensi-lisensi oligopolistik dari hasil suap pada para penguasa. Berisi 7 bab dan dibagi dalam 3 bagian, karya Joe ini memang “lain.” Lanjut Baca »

Jejak Konfigurasi Konglomerat Indonesia

“Adakah Pesta Baru Rezim Kapitalis Pasar Pasca Pilpres?”

Inilah pertanyaan yang akan dijawab dalam dialog kita kali ini. Dengan modal pembacaan pada buku Godfther di Asia, kita akan telusuri itu. Buku yang mengisahkan “keluarga kerajaan kapitalisme kroni” di Asia Tengara yang berjumlah sangat sedikit dan tidak benganti sampai hari ini. Dengan metoda eksploitasi inefesiensi politik dan mengembangkan industrialisasi tanpa teknologi, dinasti ini dapat bertahan walau pergantian kepemimpinan politik terjadi, bahkan ketika krisis ekonomi-politik menghantam sebuah negeri di mana mereka tinggal. Metoda ini kemudian dirukunkan menjadi “melobi, menyuap, mengancam, membujuk dan merayu dengan menceritakan banyak kebohongan yang bagus-bagus.

Selebihnya, mereka adalah orang yang sangat mahir memanfaatkan inefesiensi ekonomi domestik yang berputar pada tender tertutup, proyek tunjukkan, privatisasi yang berbau KKN, dan terputusnya tenaga kerja baru dengan dunia kerja nyata. Proses penggemukan bisnisnya kemudian adalah pembuatan bank yang memungkinkan terjadinya sirkulasi uang dari pemerintah ke mereka dan pengelolaan bisnis mereka dengan bank-bank tersebut. Jika bisnisnya berhasil, mereka makin kaya karena tidak banyak bayar pajak. Jika bisnisnya gagal, mereka akan ditolong oleh pejabat negara dengan menggelontorkan dana talangan dari APBN hasil setoran pajak rakyat. Pola ini berulang dari krisis ke krisis berikutnya: bahkan tanpa sekenario baru dan pemain baru. Pengibulan terjadi berulang-ulang dan mereka tetap eksis.

Hebatnya, para godfather ini hampir semuanya berasal dari keturunan China. Hal ini ditunjukkan dengan menyebarnya ras China yang dominan dalam perekonomian negara-negara Asia Tengara. Karena itu, nama-nama mereka juga sangat khas China: Lee Shau-kee, Kwok, Li Ka-shing, Tan Yu, Robert Kuok, Kwek Leng Beng, Cheng Yu-tung, Liem Swie Liong, Bob Hasan, William Soeryajaya, Syamsul Nursalim, Usman Atmadjaya dll.

Bagaimana mereka membangun bisnis, mempertahankan, menipu, negara dan mendikte penguasa akan dijawab dengan detail aktor per peristiwa.

Hari/tanggal: Kamis, 16 Juli 2009
Jam: 09.00 WIB -selesai
Tempat: Graha Nusantara Centre,Jl. Mampang Prapatan IV No. 80 Jakarta 12790
Narasumber: M. Yudhie Haryono (Direktur Eksekutif Nusantara Centre)

Kehadiran Bpk/Ibu dan Saudara/i sangat kami harapkan. Terima kasih.

Hormat kami,

Devina, S.Ip
Sekretariat Nusantara Centre
Jl. Mampang Prapatan IV/80 Jakarta Selatan
12790 Indonesia
Tel/Fax: +62-21-92677714/7990375
Hotline: +62-21-92677714
Mobile : +62-8179844142
Email: nusantaracom@yahoo.com
Website: http://www.nusantaracentre.com
Blog: http://www.nusantaracentre.wordpress.com